Kominfo Berhasil Hapus Hoaks Seputar Covid-19 Sebanyak 4.759 Kasus

  • Bagikan
Kominfo Berhasil Hapus Hoaks Seputar Covid-19 Sebnayak 4.759
Ilustrasi Hoaks

Kabarlama.com, Jakarta Kominfo Berhasil Hapus Hoaks Seputar Covid-19 Sebanyak 4.759 – Pada bulan Januari hingga bulan oktober,  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah berhasil menghapus sekitar 4.759 hoaks (Berita Bohong) yang beredar luas di media sosial berkaitan dengan Covid-19.

Sebagai mana yang telah dikutip dari infografis yang dipublikasi oleh pihak Kominfo, bahwa 4.759 hoaks seputar Covid-19, sebanyak 767 hoaks telah menjalani proses hukum.

Berita hoaks  tersebut yang telah dihapus oleh pihak kominfo merupakan bagian dari 4.894 hoaks yang tersebar luar di lima media sosial, diantaranya adalah Facebook, Twitter, Youtube, instagram dan Tik-Tok. Dari kelima media sosial tersebut, Facebook menduduki posisi teratas sebagai tempat penyebar hoaks tertinggi seputar Covid-19.

Dimana kominfo melaporkan bahwa terdapat 4.208 hoaks seputar Covid-19 yang tersebar di Facebook. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.100 unggahan hoaks pada Facebook telah ditindaklanjuti.

Selain Facebook, Twitter juga ikut terlibat, dimanatwitter  tercatat sebagai penyebaran hoaks terbesar kedua dengan penyebaran sebanyak 570 hoaks dan 559 di antaranya telah ditindaklanjuti dengan menghapus hoaks oleh pihak Kominfo. Kemudian, sebanyak 55 hoaks lainya ditemukan di Youtube, 38 hoaks ditemukan di Instagram, dan 23 hoaks ditemukan di TikTok.

Unggahan pada Youtube telah ditindaklanjuti sebanyak 54 hoaks, pada Twitter sebanyak 559 hoaks, pada Instagram sebanyak 37 hoaks, dan pada TikTok sebanyak 9 hoaks.

Setiap harinya, sebaran hoaks seputar covid-19 ini semakin bertambah dan semakin merajalela, oleh karena itu kita sebagai warga indonesia hendaknya bisa lebih bijak dan lebih cerdas terutama dalam menyebarkan sesuatu yang masaih belum mpasti hendaknya di telaah lebih dalam tentang kebenaran berita atau info tersebut.

Semoga pemerintah seperti kominfo selalu berhasil dalam meng hapus hoaks seputar covid-19

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *